Minggu, Agustus 06, 2017

Pengertian Angin dan Macam-Macam Angin (LENGKAP)

author photo
Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.
Penjelasan Angin Secara Lengkap

MereNyaho.com ~ Hallo Pembaca Blog MereNyaho pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan mengenai Penjelasan Angin Secara Lengkap dan yang akan dibahas pada kali ini dimulai dengan mengenai pembahasan Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.

Pengertian Angin


Apa itu angin? Angin secara sederhana adalah aliran sejumlah besar udara, biasanya dari daerah bertekanan tinggi ke daerah yang memiliki tekanan rendah. Bagaimana angin terbentuk? Biasanya, ini dimulai dengan radiasi matahari, yang diserap secara berbeda-beda oleh permukaan bumi. Permukaan bumi yang mengalami permanasan berbeda karena terdiri dari awan, gunung, lembah, badan air, vegetasi dan tanah gurun.

Sebagai hasil dari pemanasan yang tidak merata ini, permukaan bumi akan memiliki banyak suhu yang bervariasi. Udara pada permukaan dengan suhu yang lebih tinggi kemudian akan mulai naik karena lebih ringan (kurang padat).

Saat udara naik, itu menciptakan tekanan atmosfer menjadi rendah. Udara pada permukaan dengan suhu dingin akan tenggelam (turun atau tidak naik). Penurunan ini menciptakan tekanan atmosfer yang lebih tinggi. Perilaku ini atau gas hangat atau cairan yang bergerak ke atas dan digantikan oleh partikel dingin disebut Konveksi. Energi bergerak selama konveksi disebut arus konvensional.

Macam Macam Angin


Beberapa jenis angin, Angin dapat dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain sebagai berikut.

a. Angin pasat, yaitu angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju ke daerah khatulistiwa.

b. Angin barat, yaitu angin yang selalu bertiup dari arah barat sepanjang tahun pada daerah garis lintang 35 LU–GO° LU dan 35 LS–GO° LS.

c. Angintimur, yaitu angin yang bertiup di wilayah iklim kutub. Angin timur bersifat dingin. Gerakan angin ini berasal dari daerah kutub yang bertekanan maksimum ke wilayah lingkaran kutub yang merupakan daerah pusat tekanan rendah.

d. Angin muson, yaitu angin yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Angin muson terjadi karena adanya perbedaan suhu dan tekanan udara antara luas daratan dan lautan.

peroses terjadinya angin

e. Angin siklon, yaitu angin yang masuk ke daerah pusat tekanan rendah yang dikelilingi oleh wilayah—wilayah pusat tekanan tinggi, kemudian berputar mengelilingi garis-garis isobar.

f. Angin antisiklon, yaitu angin yang bergerak ke luar dari daerah pusat tekanan tinggi berputar mengelilingi garis-garis isobar menuju daerah- daerah tekanan rendah di sekitarnya.

g. Angin darat, yaitu angin yang bertiup dari darat menuju laut pada malam hari.

h. Angin laut, yaitu angin yang bertiup dari laut menuju ke darat pada siang hari.

i. Angin gunung, yaitu angin yang bertiup dari gunung menuju lembah pada malam hari.

j. Angin lembah, yaitu angin yang bertiup dari lembah menuju gunung pada pagi sampai siang

k. Angin jatuh (fohn), yaitu angin yang bergerak turun melintasi lereng pegunungan, umumnya bersifat panas dan kering.

Proses dan Faktor Terjadinya Angin


Apabila dipanaskan, udara memuai. Udara yang telah memuai menjadi lebih ringan sehingga naik. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun karena udaranya berkurang. Udara dingin di sekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi. Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Di atas tanah udara menjadi panas lagi dan naik kembali.Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini dinamakan konveksi.

3 Faktor Penyebab Angin Terjadi


Faktor-faktor yang menyebabkan angin terjadi antara lain adalah:

Gradien Barometris, yaitu bilangan yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari dua isobar yang jaraknya 111 km. Makin besar gradien barometrisnya, makin cepat tiupan anginnya.
Lokai, kecepatan angin di dekat khatulistiwa lebih cepat daripada angin yang jauh dari garis khatulistiwa.

Tinggi Lokasi, semakin tinggi lokasinya semakin kencang pula angin yang bertiup. Hal ini disebabkan oleh pengaruh gaya gesekan yang menhambat laju udara. Di permukaan bumi, gunung, pohon, dan topografi yang tidak rata lainnya memberikan gaya gesekan yang besar. Semakin tinggi suatu tempa, gaya gesekan ini semakin kecil.

Waktu, Angin bergerak lebih cepat pada siang hari, dan sebaliknya terjadi pada malam hari.
Sebenarnya yang kita lihat saa angin berhembus adalah partikel-partikel ringan seperti debu yang terbawa bersama angin. Angin bisa kita rasakan hembusannya karena kita mempunyai indra perasa, yaitu kulit, sehingga kita bisa merasakannya.

Sifat Sifat Angin


Beberapa sifat angin antara lain:

  • Angin menyebabkan tekanan terhadap permukaan yang menentang arah angin tersebut.
  • Angin mempercepat pendinginan dari benda yang panas.
  • Kecepatan angin sangat beragam dari tempat ke tampat lain, dan dari waktu ke waktu.


Kecepatan Angin


Kecepatan angin ditentukan oleh perbedaan tekanan udara antara tempat asal dan tujuan angin dan resistensi medan yang dilaluinya.

Jenis Jenis Angin


1.Angin laut dan Angin Darat

Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.
Angin Darat dan Angin Laut

a. Angin Laut
Angin laut adalah angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat yang umumnya terjadi pada siang hari dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Angin ini bisa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.

b.Angin Darat
Angin darat adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut, yang pada umumnya terjadi saat malam hari, dari jam 20.00 sampai dengan 06.00.

Angin jenis ini bermanfaat bagi para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahi bertenaga angin sederhana.

2.Angin Lembah dan Angin Gunung

Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.
Angin Lembah dan Angin Gunung

a.Angin Lembah
Angin Lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke puncak gunung dan biasa terjadi pada siang hari.

b.Angin Gunung
Angin Gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah gunung dan terjadi pada malam hari.

3.Angin Fohn

Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.
Angin Fohn

Angin Fohn (Angin Jatuh) adalah angin yang terjadi sesuai hujan Orografis. Angin yang bertiup pada suaatu wilayah dengan temperatur dan kelengasan yang berbeda.

Angin Fohn terjadi karena ada gerakan massa udara yang naik pegunungan yang tingginy lebih dari 200 meter , naik di satu sisi lalu turun di sisi lain. Angin Fohn yang jatuh dari puncak gunung bersifat panas dan kering , karena uap air sudah di buang pada saat hujan orografis.

Biasanya angin ini bersifat panas merusak dan dapat menimbulkan korban. Tanaman yang terkena angin ini bisa mati dan manusia yang terkena angin ini bisa turun daya tahan tubunya terhadap serangan penyakit.

4.Angin Muson

Angin Muson

Angin muson atau biasanya disebut sengan angin musim adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan periode yang lain polanya akan berlawan yang berganti arah secara berlawanan setiao setengah tahun.

Angin Muson terbagi atas dua macam,yaitu :


a.Angin Muson Barat

Angin Musim/Muson Barat adalah angin yang mengalir dari benua Asia (musim dingin) ke Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian barat, hal ini disebabkan karena angin melewati tempat yang luas, seperti perairan dan samudra. Contoh perairan dan samudra yang dilewati adalah Laut China Selatan dan Samudra Hindia. Angin Musim Barat menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin ini terjadi pada bulan Desember, Januari dan Februari, dan maksimal pada bulan januari dengan Kecepatan Minimum 3 m/s.

b. Angin Muson Timur
Angin Musim/Muson Timur adalah angin yang mengalir dari Benua Australia( musim dingin) ke Benua Asia (Musim panas) sedikit curah hujan ( kemarau) di Indonesia bagian timur karena angin melewati celah-celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria). Ini yang menyebabkan indonesia mengalami musim kemarau. Terjadi pada bulan juni, juli dan Agustus, dan maksimal pada bulan juli.

Alat Untuk Mengukur Angin


Alat untuk mengukur angin antara lain:


  • Anemometer

Alat Untuk Mengukur Angin
Anemometer

Anemometer adalah alat yang mengukur kecepatan angin.


  • Wind Vane

Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.

Wind Vane adalah alat untuk mengetahui arah angin.



  • Windsock
Pengertian Angin, Macam Macam Angin, Alat Untuk Mengukur Angin, dan Sifat Sifat Angin.

Windsock adalah alat untuk mengetahui arah angin dan memperkirakan besar kecepatan angin, yang biasanya banyak ditemukan di bandara-bandara.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post