Rabu, Agustus 16, 2017

Cara Qurban Yang Benar Dan Sesuai Syariat Islam

author photo
Cara Qurban Yang Benar Dan Sesuai Syariat Islam
Ilustrasi : Kambing dan Sapi Untuk Kurban

Cara Qurban Yang Benar Dan Sesuai Syariat Islam ~ Assalamualikum sobat pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan mengenai hukum dan tata cara Qurban menurut Madzhab Syafi’i yang dikutip dari berbagai sumber terpercaya.

Menurut Bahasa, Qurban berasal dari bahasa Arab QORUBA yang berarti : dekat. Qurban berarti Pendekatan (PeDeKaTe). Maksudnya ibadah qurban ini adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (Taqorrub).

Menurut istilah, Qurban berarti acara penyembelihan binatang ternak yang dilakukan pada hari raya haji (Idul Adha), yaitu tanggal 10, hari Tasyrik (11, 12 dan 13) Dzulhijjah, yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Hukum menyembelih hewan qurban adalah sunnah muakkad bagi muslim, yang baligh dan berakal. Tiga hal ini juga menjadi syarat atas setiap perintah yang wajib dan yang sunnah. Khusus untuk melaksanakan ibadah Qurban, juga disyaratkan mampu secara ekonomi untuk melaksanakannya sebagaimana ibadah haji (yang belum mampu ‘seperti diriku’ ga usah ngoyo, nanti siapa yang nerima daging qurban nya kalo semuanya pengen kurban )

Hingga saat ini, kegiatan qurban sangat melekat pada masyarakat. Mulai dari wilayah perkotaan hingga pedesaan, semuanya melakukan amalan ini pada hari-hari tasyrik di bulan dzulhijjah. Namun, apakah anda yakin pelaksanaannya sudah mengikuti sunnah Rasul? Berikut akan dijabarkan hal-hal yang perlu diperhatikan agar qurban yang kita berikan diterima oleh Allah SWT.

HUKUM QURBAN

Hukum penyembelihan qurban sendiri memiliki beberapa versi pendapat, diantaranya sebagai berikut,

Pendapat Pertama, wajib, khususnya bagi orang yang berkelapangan.


Beberapa Ulama yang memiliki pendapat tersebut diantaranya Rabi’ah (guru Imam Malik), Al Auza’i, Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullah. Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan: “Pendapat yang menyatakan wajib itu tampak lebih kuat dari pada pendapat yang menyatakan tidak wajib.

Akan tetapi hal itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…” (lih. Syarhul Mumti’, III/408) Diantara dalilnya adalah hadits Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672 dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

Pendapat kedua menyatakan Sunnah Mu’akkadah (ditekankan).

Ini adalah pendapat mayoritas ulama yaitu Malik, Syafi’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain. Ulama yang mendasari pendapatnya berdasarkan riwayat dari Abu Mas’ud Al Anshari radhiyallahu ‘anhu. Beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang tidak akan berqurban. Padahal aku adalah orang yang berkelapangan. Itu kulakukan karena aku khawatir kalau-kalau tetanggaku mengira qurban itu adalah wajib bagiku.” (HR. Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih). Demikian pula dikatakan oleh Abu Sarihah, “Aku melihat Abu Bakar dan Umar sementara mereka berdua tidak berqurban.” (HR. Abdur Razzaaq dan Baihaqi, sanadnya shahih) Ibnu Hazm berkata, “Tidak ada riwayat sahih dari seorang sahabatpun yang menyatakan bahwa qurban itu wajib.” (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/367-368, Taudhihul Ahkaam, IV/454)

Dikutip dari Sebagian ulama memberikan jalan keluar dari perselisihan dengan menasehatkan: “…selayaknya bagi mereka yang mampu, tidak meninggalkan berqurban. Karena dengan berqurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan, wallahu a’lam.” (Tafsir Adwa’ul Bayan, 1120)

Cara Qurban Yang Benar Dan Sesuai Syariat Islam


SYARAT SAH BERQURBAN

Syarat sah melakukan qurban adalah sebagai berikut :

  1. Binatang qurban hendaknya tidak cacat. Seperti rusak matanya, sakit, pincang, kurus dan tidak berdaya.
  2. Binatang qurban telah mencapai umur tertentu. Bagi domba telah berumur satu tahun lebih atau telah berganti gigi (poel), kambing telah berumur dua tahun lebih dan sapi atau kerbau telah berumur dua tahun lebih. Bagi sapi atau kerbau berlaku untuk korbannya 7 orang berdasarkan riwayat Jabir bin Abdullah yang mengatakan, bahwa Kami telah menyembelih qurban bersama Rasulullah saw. pada tahun Hudaibiyah, satu ekot unta untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang. Sedangkan satu ekor domba/kambing untuk satu orang diqiaskan kepada denda (dam) meninggalkan wajib haji.
  3. Qurban dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Yaitu mulai terbit fajar Tanggal 10 Dzulhijjah, sebaiknya setelah melaksanakan shalat idhul adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.

SUNNAH-SUNNAH DALAM BER-QURBAN

  1. Memilih binatang qurban yang sehat.
  2. Binatang qurban diikat dan dirawat beberapa hari menjelang idhul Adha sebagai syi’ar.
  3. Tidak memotong kuku dan bulu binatang qurban sejak awal bulan Dzulhijjah.
  4. Membaca basmallaah ketika menyembelih hewan qurban.
  5. Membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  6. Membaca takbir.
  7. Berdo’a agar diterima qurbannya.
  8. Melakukan penyembelihan qurbannya dengan tangannya sendiri bagi pria, sedangkan bagi wanita mewakilkan kepada pria.
  9. Kalau penyembelihannya diwakilkan, orang yang berkurban menghadiri penyembelihan kurbannya.
Menurut Mazhab Syafi’i, Hanafi dan Hambali, orang yang beribadah qurban boleh hukumnya untuk memakan daging qurbannya sendiri dan memberinya untuk keluarganya. Kemudian menurut mazhab Syafi’i, daging qurban, juga zakat fitrah, tidak boleh diberikan kepada non-muslim karena mereka tidak termasuk golongan orang yang berhak mendapatkannya.

Kemudian, tidak boleh pula hukumnya untuk memberikan daging kepada fakir miskin dalam bentuk yang telah dimasak ataupun jamuan, karena daging tersebut akan menjadi milik fakir miskin yang bebas untuk digunakan sesuai kebutuhan semisal dijual kembali.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan qurban. Semoga dapat membantu pelaksanaan qurban di daerah anda.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post