Rabu, Juli 05, 2017

Jamur Zygomycota Penjelasan Lengkap (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh, Fungsi dan Gambarnya)

author photo
MereNyaho.com ~ Hallo Pembaca Blog MereNyaho, pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan mengenai Jamur Zygomycota dan yang akan dibahas pada kesempatan kali ini yaitu mengenai Contoh jamur Zygomycota, Ciri Ciri jamur Zygomycota. Gambar jamur Zygomycota dan Fungsi jamur Zygomycota.

Jamur Zygomycota


Zygomycotina dianggap dari jamur terestrial paling primitif. Divisi ini memiliki miselium coenocytic, dan spora aseksual (= sporangiospora) yang diproduksi pada sporangia pada batang (= sporangiospora).

Untuk alasan ini Zygomycota pernah dianggap berkaitan erat dengan jamur air. Namun, komposisi dinding sel yang terdiri dari kitin-kitosan dan spora berflagel dan gamet yang tidak hadir dalam divisi ini serta dalam taksa jamur terestrial lainnya. Reproduksi seksual terjadi dengan peleburan dari iso gametangia yang berdiferensiasi atau Aniso gametangia untuk menghasilkan zigot.

Zigot kemudian berkembang menjadi zygospora berdinding tebal menjadi salah satu ciri divisi ini. Dua kelas yang dikenal dalam divisi ini adalah; Trichomycota dan Zygomycota. Zygomycotina memiliki beberapa jenis yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa diantaranya merupakan jamur pada makanan.

Zygomycota berasal dari jenis perbanyakan diri seksual, terutama pada pembentukan zigospora. Zigospora terjadi karena peleburan dua gametangium yang menghubungkan kedua hifa induk seperti jembatan penghubung.

Ciri-Ciri Jamur Zygomycota


Ciri-ciri jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah:

a. biasa hidup sebagai saprofit;
b. miselium bercabang banyak dan hifa tidak bersekat sehingga terlihat seperti pipa atau buluh;
c. dinding sel terdiri atas kitin, tidak memiliki zoospora sehingga sporanya merupakan sel-sel yang berdinding. Spora inilah yang tersebar ke mana-mana;
d. perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan spora yang berasal dari sporangium yang telah pecah. Beberapa hifa akan tumbuh dan ujungnya membentuk sporangium. Sporangium berisi spora. Spora yang terhambur inilah yang akan tumbuh menjadi miselium baru;
e. perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan peleburan dua hifa, yaitu hifa betina dan hifa jantan. Hifa jantan adalah hifa yang memberikan isi selnya. Hifa betina adalah hifa yang menerima isi selnya. Perkembangbiakan ini dilakukan dengan gametangium yang sama bentuknya (hifa jantan dan hifa betina) yang mengandung banyak inti. Selanjutnya, gametangium mengadakan kopulasi.

Contoh Jamur Zygomycota


Beberapa contoh jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah sebagai berikut.

1. Murcor mucedo

hidup sebagai saprofit pada sisa tumbuhan dan hewan, misalnya, kotoran hewan dan roti busuk. Dari miselium pada subtratnya muncul benang-benang tegak dengan sporangium pada ujungnya. Sporangium ini berisi spora. Jika sporangium sudah matang, akan pecah sehingga spora akan tersebar keluar. Spora akan tumbuh menjadi miselium baru. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan gametangium.

2. Murcor javanicus

berperan dalam pembuatan tapai karena jamur ini terdapat dalam ragi tapai. Jamur ini termasuk makhluk hidup yang mempunyai daya untuk mengubah tepung menjadi gula.

3. Rhizopus sp

yang terdapat pada ragi tempe ini mempunyai daya untuk memecah putih telur dan lemak. Oleh karena itu, ia berperan dalam pembuatan tempe dan oncom putih. Jamur tempe mempunyai hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai. Dalam waktu dua sampai tiga hari, kumpulan hifa tersebut akan membungkus kedelai yang kemudian disebut tempe. Selain pada tempe, jamur ini juga dapat tumbuh di tempat-tempat yang lembap.

Pengertian jamur Zygomycota, Contoh jamur Zygomycota, Ciri Ciri jamur Zygomycota. Gambar jamur Zygomycota dan Fungsi jamur Zygomycota.
Rhizopus sp

4.Rhizophus stolonifera

Jamur ini tampak sebagai benang-benang berwarna putih, memiliki rizoid dan stolon. Merupakan saprofi t yang hidup pada bungkil kedelai dan bermanfaat dalam pembuatan tempe.

5.Rhizophus nigricans

Jamur ini dapat menghasilkan asam fumarat.

6.Pilobolus sp

Jamur ini sering disebut ‘pelempar topi’ atau cap thrower, karena bila sporangiumnya telah masak, jamur ini bisa melontarkannya sampai sejauh 8 meter. Spora tersebut kemudian melekat pada rumput atau tumbuhan lain. Ketika tumbuhan tersebut dimakan hewan, spora jamur yang melekat tersebut akan berkecambah di dalam saluran pencernaan dan akan tumbuh pada kotoran yang dikeluarkan hewan tersebut.

Pengertian jamur Zygomycota, Contoh jamur Zygomycota, Ciri Ciri jamur Zygomycota. Gambar jamur Zygomycota dan Fungsi jamur Zygomycota.
Pilobolus dan Habitatnya

Zygomycota memiliki anggota sekitar 600 spesies. Genus Zygomycetes yang terkenal adalah Rhizopus oryzae. Jamur ini biasa dipergunakan untuk membuat tempe dan merupakan jamur hitam yang biasa tumbuh pada roti. Contoh spesies lain dari divisi ini, antara lain Mucor sp. dan Pilobolus sp. Siklus hidup dari jamurRhizopus stolonifer yang tumbuh pada roti, memperlihatkan siklus seksual dan aseksual Zygomycota. Hifa haploid dari Zygomycota tampak serupa, tetapi sebenarnya memiliki cara perkawinan yang berbeda.

Pada tipe perkawinan seksual, terjadi penggabungan dua nukleus memproduksi zigospora yang diploid. Struktur yang memiliki ketahanan terhadap lingkungan ekstrim ini menyebar melalui udara dan tetap beradadalam keadaan istirahat (dorman) sampai menemukan tempat yang memungkinkan untuk tumbuh. Zigospora kemudian melakukan meiosis dan membentuk sporangium yang berisi spora haploid. Spora haploid membentukhifa baru. Hifa ini dapat berkembang biak secara aseksual dengan membentuk spora haploid atau melakukan perkawinan dengan membentuk zigospora.
Perhatikan gambar dibawah ini:

Pengertian jamur Zygomycota, Contoh jamur Zygomycota, Ciri Ciri jamur Zygomycota. Gambar jamur Zygomycota dan Fungsi jamur Zygomycota.
Siklus Hidup Rhizopus Sp


Zygomycota disebut juga sebagai the coenocytic true fungi. Jenis jamur yang terkenal dari kelompok ini adalah jamur hitam pada roti (black bread mold) atau Rhizopus sp. Divisi Zygomycota memiliki anggota yang hampir semuanya hidup pada habitat darat, kebanyakan hidup sebagai saprofit. Tubuhnya bersel banyak, berbentuk benang (hifa) yang tidak bersekat, dan tidak menghasilkan spora yang berfl agella.


Reproduksi Zygomycota Terjadi Secara Aseksual dan Seksual


Perhatikan Gambar diatas yang menggambarkan siklus hidup Rhizopus sp. Pada reproduksi seksual, jamur ini menghasilkan zigospora. Sedangkan reproduksi aseksualnya dengan perkecambahan (germinasi) spora.Spora tersebut tersimpan di dalam sporangium (kotak spora). Jika spora matang, sporangium akan pecah, sehinggasporamenyebar terbawa angin. Apabila spora tersebut jatuh di tempat yang sesuai, maka spora akan tumbuh menjadi hifa baru.

Reproduksi seksual atau generatif dilakukan dengan cara konjugasi. Proses ini diawali ketika dua hifa yang berlainan jenis, yakni hifa (+) dan hifa (-), saling berdekatan. Masing-masing hifa pada sisi-sisi tertentu mengalami pembengkakan dan perpanjangan pada bagian- bagian tertentu, disebut gametangium. Kemudian, kedua gametangium tersebut bertemu dan kedua intinya melebur membentuk zigot. Zigot kemudian berkembang menjadi zigospora (diploid).

Pada tahapan berikutnya, zigospora tumbuh, dindingnya menebal dan berwarna hitam. Inti diploid (2n) mengalami meisosis, menghasilkan inti haploid (n). Pada lingkungan yang sesuai, zigospora akan tumbuh dan membentuk sporangium. Sporangium ini memiliki struktur penopang yang disebut sporangiofora. Selanjutnya, reproduksi secara aseksual dimulai lagi yaitu ditandai dengan pematangan sporangium hingga sporangium tersebut pecah dan spora tersebar keluar.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post