Kamis, Juni 22, 2017

Hubungan Dasar Negara Pancasila dengan Konstitusi

author photo
Hubungan Dasar Negara Pancasila dengan Konstitusi ~ Pancasila Berfungsi sebagai dasar negara atau sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia sebagai berikut. Tafsir Undang-Undang Dasar 1945 harus dilihat dari sudut dasar filsafat negara Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV. Pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945 dalam Undang-undang harus mengingat dasar-dasar pokok pikiran yang terkandung dalam dasar filsafat negara indonesia.

Tanpa mengurangi sifat-sifat undang-undang yang tidak dapat diganggu gugat, interpretasi pelaksanaannya harus mengingat unsur-unsur yang terkandung dalam dasar filsafat negara. Interpretasi pelaksanan undang-undang harus lengkap dan menyeluruh, meliputi seluruh perundang-undangan di bawah Undang-Undang dan keputusan-keputusan administratif dari semua tingkat penguasa negara di daerah, keputusan-keputusan pengadilan serat alat-alat perlengkapannya, begitu juga meliputi usaha kenegaraan dan kemasyarakatan dari rakyat.

Dengan demikian seluruh hidup kenegaraan dan tertib hukum Indonesia didasarkan atas dan diliputi oleh dasar filsafat negara, asas politik, dan tujuan negara yang berdasarkan pada asas kerohanian Pancasila. Bahkan, yang terlebih penting lagi adalah dalam realisasi pelaksanaan konkritnya yaitu dalam setiap penentuan kebijaksanaan di bidang kenegaraan, antara lain sebagai berikut.
Tap MPR.Hukum dan perundang-undangan dan peradilan.Politik dalam negeri dan luar negeri.Keselamatan, keamanan dan pertahanan.

Dasar negara berkedudukan sebagai norma hukum tertinggi negara dan menjadi sumber bagi pembentukan norma-norma hukum di bawahnya, salah satunya adalah konstitusi.
Hubungan antara dasar negara dan konstitusi nampak pada gagasan dasar, cita-cita dan tujuan negara yang terdapat dalam pembukaan UUD suatu negara.

Hubungan Dasar Negara Pancasila dengan Konstitusi
Hubungan Dasar Negara Pancasila dengan Konstitusi

Hubungan Dasar Negara Pancasila dengan Konstitusi


Dasar negara dan konstitusi mempunyai hubungan secara yuridis, filosofis dan sosiologis yaitu ;

1. Secara yuridis

Keterkaitan dasar negara dengan konstitusi bahwa konstitusi mengandung pokok-pokok pikiran dasar negara yang diwujudkan dalam bentuk pasal-pasal.

2. Secara filosofis

Konstitusi di dasarkan pada filosofil bangsa tersebut yang berakar pada budaya bangasa.

3. Secara sosiologis

Konstitusi dapat menampung nilai-nilai yang berkembang di masyarakat yang bersumber kepada dasar negara dalam penyelenggaraan pemerintahan

Hubungan Dasar Negara Dan Konstitusi di Indonesia


Dapat dilihat dari hubungan antara sila-sila pancasila yang termuat pada pembukaan UUD 1945 dengan pasal-pasal yang termuat dalam batang tubuh UUD 1945.

Pasal-pasal UUD adalah penjabaran dari pokok-pokok pikiran yang ada dalam pembukaan UUD 1945.

Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi di Negara Liberal (As)


Konstitusi yang di buat bertujuan untuk :

- Menegakkan keadilan
- Menjamin keamanan dalam negeri
- Menyediakan pertahanan umum
- Memajukan kesahteraan umum
- Mengamankan kemerdekaan rakyat As yang dianggap sebagai anugerah dari sang pencipta

Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi di Negara Komunis (Uni soviet)


Dasar negara Uni soviet adalah komunisme. Hal itu di nyatakan di dalam pembukaan konstitusi 1977 hubungn dasar negara komunisme dengan pasal-pasal dalam konstitusi Uni Soviet terdapat di dalam alinea terakhir.
Ajaran komunisme di jabarkan kedalam aturan pokok tentang kehidupan bernegara yang sesuai dengan komunisme di dalam konstitusi Uni Soviet.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post