Minggu, Juni 11, 2017

Fungsi Magnesium Untuk Kesehatan Tubuh

author photo
MereNyaho.com ~ Fungsi Magnesium untuk Tubuh Manusia, Magnesium merupakan salah satu unsur yang memiliki cukup banyak andil dan dibutuhkan untuk kesehatan tubuh manusia. Seperti pada mekanisme sintesis protein, memproduksi serta menyalurkan energi, relaksasi otot dan lain-lain. Dan untuk lebih jelasnya lagi berkaitan dengan fungsi magnesium bagi tubuh.

Mangnesium memiliki fungsi bagi tubuh yaitu guna menopang mekanisme penyerapan protein serta bisa menjaga kesehatan otot dan sistem membran penghubung. Untuk memenuhi kebutuhan magnesium dalam sehari bisa dengan mengkonsumsi secangkir air teh.

Sejumlah pemberitaan terbaru menjelaskan bahwasannya magnesium yang terkandung dalam teh bisa juga memiliki fungsi pada reaksi seluler, mengontrol elektrolit tubuh, metabolisme vitamin D, hormon reseptor, dan memiliki peran aktif pada proses terbentuknya tulang.

Ada pendapat yang menjelaskan bahwasannya magnesium berperan dalam 300 jenis enzim metabolit pada tubuh serta magnesium pula dapat membuat pembuluh darah menjadi lentur serta bisa mengurangi tumpukkan lemak yang ada pada dinding bagian dalam pembuluh darah.

Serta memiliki fungsi sebagai unsur yang dapat membentuk eritrosit berbentuk zat pengikat haemoglobin serta oksigen.

Magnesium adalah satu diantara beberapa mikro mineral paling penting yang diperlukan tubuh manusia yang berfungsi sebagai berikut:

Membantu relaksasi ototMendukung relaksasi ototMembuat serta menyalurkan energiMemiliki peran vital dalam pembentukan proteinSelaku Co Faktor mendukung enzim sebagai katalisator 300 lebih reaksi biokimia serta mengontrol temperatur suhu tubuh manusia.

Kandungan magneisum yang tedapat dalam manusia dewasa berjumlah sekitar 20 – 25 gram. Separuh dari itu tersedia dalam tulang serta lebihnya ada dalam membram lemak misalnya hati, otot dan cairan ekstraseluler.

Kurangnya magnesium bisa mengakibatkan hypomegnesema yang gejalanya seperti insomnia, kejang kaki, detak jantung tak beraturan, lemah otot, dan telapak tangan serta kaki gemetar. Magnesium yang dibutuhkan manusia dewasa laki-laki sekitar 350 mg dalam satu hari dan bagi perempuan dewasa sekitar 300 mg. Sayuran hijau, siput serta kedelai merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung sumber magnesium.

Magnesium banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau, biji-bijian, daging, dan susu. Mg berperan dalam menentukan aktifitas enzim sebagai gugus aktif (gugus prostetik) dalam sintesis protein dan respirasi sel, serta merupakan penyusun dalam otot dan sel darah.

Defisiensi magnesium akan menyebabkan kurangaktifnya kerja jantung, menurunkan sistem transportasi, dan terhambatnya aktivitas metabolisme. gejala kekurangan unsur Mg adalah badan lemah atau lesu.

Fungsi Magnesium Untuk Kesehatan Tubuh Manusia, Manfaat Magnesium

Manfaat / Fungsi Magnesium untuk kesehatan Tubuh Manusia


1. Mencegah tubuh terserang penyakit Asma

Asma biasanya ditandai dengan kesulitan bernapas, terjadi karena jalan pernapasan mengalami pembengkakan. Saluran udara yang membengkak membatasi aliran udara sehingga memicu kesulitan bernapas.

Magnesium sangat berguna untuk mencegah penyakit Asma, bahkan untuk orang yang telah terkena penyakit asma yang cukup parah, dapat menormalkan kembali pernapasan dengan bantuan zat / suplemen yang berisi magnesium.

Sehingga, pasien asma kronis masih mungkin bisa untuk menormalkan napas mereka dengan bantuan suplemen magnesium, yang berfungsi menjadikan relaksasi otot-otot bronkus dan menormalkan pernapasan.

Asma akut tidak mudah ditangani, terutama ketika hanya dirawat di rumah. Serangan asma akut bisa terjadi secara tiba-tiba, dan bahayanya bisa berlanjut hingga kematian.

Studi menunjukkan bahwa magnesium sulfat efektif dalam pengelolaan asma akut. Jadi, untuk mencegah komplikasi pada asma akut, pengobatan dengan senyawa kimia ini dinilai relatif aman, dengan syarat yaitu dosis yang sesuai.

Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa magnesium sulfat yang diberikan secara intravena mampu membuat relaksasi otot, yang manfaatnya untuk mengurangi kontraksi otot, serta membantu mengurangi pembengkakan dinding bagian dalam saluran udara.

Hasil positif ini teramati pada pasien yang menggunakan magnesium sulfat saja, atau dikombinasikan dengan bronkodilator. Tetapi penggunaan magnesium sulfat hanyalah alternatif untuk bronkodilator, sehingga bukan untuk penggunaan jangka panjang.

Magnesium sulfat juga tidak efektif dalam mengatasi asma yang tidak parah (hanya untuk asma akut / parah). Sehingga penderita asma ringan disarankan cukup dengan menghirup bronkodilator atau kortikosteroid dalam mengatasi masalah asma ringan sampai sedang.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh

Zat Magnesium juga sangat berperan dalam membantu sintesis protein, lalu juga dapat membantu tubuh untuk mengaktifkan enzim di dalam tubuh. Sehingga dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh.

Magnesium juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah tubuh dari berbagai serangan penyakit.

3. Menjaga kepadatan tulang

Magnesium bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang, magnesium menjadi zat mineral yang berperan penting sebagai penyusun tulang.

Sehingga, kadar magnesium di dalam tubuh daapt mempengaruhi kesehatan dan kepadatan tulang. Selain itu Magnesium juga berperan dalam menjaga kekuatan otot.

Magnesium dapat membantu mengatur tingkat kandungan kalsium, vitamun D, tembaga dan seng di dalam tubuh. Yang dengannya kepadatan tulang dapat selalu terjaga setiap hari.

Selain itu, keberadaan kandungan magnesium yang mencukupi di dalam tubuh berfungsi unttuk mencegah dan mengurangi resiko terkena osteoporosis.

4. Menjaga kesehatan jantung

Kegunaan lainnya yang sangat penting dari magnesium adalah menjaga kesehatan jantung, sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik. Tubuh yang kekuranngan magnesium dapat beresiko terkena penyakit jantung.

Tubuh yang mendapatkan asupan magnesium yang cukup, bermanfaat agar denyut jantung di dalam tubuh menjadi teratur. Magnesium juga berperan dalam menenangkan saraf, dan menghindari diri terkena stress, gejolak emosi dan rasa kecemasan yang berlebihan.

Magnesium memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Menurut sebuah bukti epidemiologi menunjukkan bahwa asupan makanan yang mengandung maknesium dapat mengurangi resiko kardiovaskular seperti hipertensi, metabolik syndrom serta masalah jantung.

5. Mengendalikan tekanan darah

Magnesium juga berperan dalam mengendalikan tekanan darah, menghindari tubuh terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi. Pada penderita darah tinggi, umumnya juga karena kekurangan magnesium di dalam tubuh.

Magnesium membantu mengontrol tekanan darah, karena magnesium berfungsi melebarkan otot polos, membantu menjaga pembuluh darah tetap lembut dan lentur Lebih dari 300 proses biokimia bergantung pada magnesium.

Meskipun magnesium merupakan mineral keempat yang paling berlimpah dalam tubuh manusia, magnesium sebagi besarnya hanya berada di lapisan luar yang keras dalam tulang.

Tingkat magnesium yang rendah menyebabkan terjadinya rendahnya kadar kalium di dalam tubuh. Kalium berperan penting dalam menjaga tekanan darah Anda.

Magnesium memiliki peran dalam kualitas tidur sesorang, masalah kualitas tidur ini juga memberikan pengaruh terhadap perkembangan tekanan darah tinggi, hingga masalah kesehatan tubuh secara keseluruhan.

6. Mengurangi resiko diabetes tipe 2

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh studi Kohort Prospektif, menemukan hasil penelitiannya bahwa magnesium memiliki peran penting dalam mengurangi resiko diabetes tipe 2, karena mineral magnesium dapat mempertahankan homeostasis glukosa dan mengatur sekresi dan sensitivitas insulin.

Sehingga disimpulkan bahwa magnesium dapat mengurangi resiko penyakit diabetes tipe 2. Manfaat magnesium memberikan kontribusi terhadap pasien diabetes, yang membantu untuk meningkatkan reaksi insulin untuk menjaga tingkat gula darah.

Suplemen magnesium umumnya sangat dibutuhkan oleh pasien diabetes, sesuai dengan tingkat kekurangan magnesium yang dialami. Nantinya magnesium membantu untuk mengatur kadar gula darah.

7. Mencegah sembelit

Mengatasi sembelit, salah satu cara efektifnya yaitu dengan memenuhi asupan magnesium yang mencukupi untuk kebutuhan tubuh. Magnesium bekerja untuk melemaskan otot-otot usus, sehingga membantu untuk membangun ritme halus di dalam tubuh.

Magnesium juga memiliki peran untuk menarik air yang digunakan untuk melembutkan tinja, sehingga proses pembuangan tinja menjadi lebih lancar karena keluar lebih mudah.

Dosis tinggi suplemen magnesium larut air dikenal mampu mengatasi sembelit parah. Pencahar dengan kandungan magnesium di dalamnya bekerja untuk mengatasi permasalahan sembelit

8. Magnesium penting bagi Ibu Hamil

Magnesium adalah salah satu elemen penting selama masa kehamilan. Asupan suplemen magnesium yang sesuai dosis disanjurkan selama maa kehamilan mampu mengurangi risiko osteoporosis dan menjaga kestabilan tekanan darah.

Magnesium sulfat menjadi pilihan pengobatan terbaik untuk mencegah kejang eklampsia pada ibu hamil yang mengalami hipertensi. Pentingnya magnesium semasa masa hamil lainnya yaitu untuk membantu memelihara kekuatan tulang ibu hamil dan calon bayi, menjaga tingkat insulin dan gula darah, membantu enzim untuk fungsi sistem tubuh.

Lalu mencegah timbulnya kejang pada kaki, mencegah sembelit pada ibu hamil. Para penelitian yang dilakukan, juga menemukan bahwa magnesium dapat membantu untuk menjaga kadar kolesterol, dan membantu dalam mencegah denyutan jantung yang tidak beraturan.

9. Mengobati nyeri punggung dan kram

Magnesium berperan juga dalam mengatasi sakit punggung hingga tingkat yang parah. Magnsium bekerja untuk merelaksasi otot-otot punggung, meredakan stres, dan meredakan ketegangan pada otot.

Magnesium membantu dalam penyerapan kalsium, yang bermanfaat untuk proses penyembuhan tulang. Gejala kram di kaki dan kelelahan biasanya karena kekurangan magnesium.

Dalam mengatasi nyeri punggung, juga perlu memasukan menu makanan yang mengandung vitamin D untuk dikonsumsi. Vitamin D sering dikaitkan dengan kesehatan tulang.

Berdasarkan penelitian dari pihak University of Minnesota, pasien yang mengeluhkan sakit punggung kronis banyak yang mengalami kekurangan vitamin D. Makanan megandung vitamin D seperti jeruk, stoberi, dan brokoli, kuning telur, minyak ikan, dan umumnya sayuran.

10. Mencegah serangan jantung

Kekurangan magnesium pada penderita penyakit jantung mengakibatkan resiko yang lebih berbahaya. Kekurangan magnesium memberikan dampak buruk pada organ jantung.

Magnesium bekerja untuk melindungi jantung dari masalah denyut jantung tidak teratur, sehingga ritme jantung dapat teratur. Magnesium juga bekerja untuk menenangkan saraf dan memediasi proses pencernaan, sehingga mampu mencegah muntah, kram, gangguan pencernaan, perut kembung, dan sembelit.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post