Rabu, Juni 07, 2017

Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan AIR Pada TUMBUHAN

author photo
MereNyaho.com ~ Hallo pembaca blog MereNyaho,pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan tentang penyerapan air pada tumbuhan, mulai dari faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tanah, faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh akar tanaman, dan faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tumbuhan, untuk lebih jelasnya silahkan simak tulisan dibawah ini.

Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Air oleh Tumbuhan


Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan AIR Pada TUMBUHAN, faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tanah, faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh akar tanaman, dan faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tumbuhan, Penyerapan Air Pada Tumbuhan.


Pada hewan dan tumbuh-tumbuhan unisel tidak terdapat organ pengangkutan. Peredaran zat-zat dalam tubuh dilakukan oleh sel itu sendiri. Protoplasma dari sel hewan dan sel tumbuhan yang unisel merupakan sitoplasma dari sel hewan dan sel tumbuhan yang unisel merupakan sistem koloid dan selalu mengalami gerakan sirkulasi, serta dapat berubah dari fase sol ke gel dan sebaliknya.

Gerakan ini terjadi karena adanya perbedaan konsentrasi zat dari bagian yang satu dengan bagian yang lain, sehingga akan terjadi perpindahan zat dari bagian protoplasma yang yang hipertonis ke bagian yang hipotonis. Tumbuhan mengambil zat dari lingkungannya sebagian besar dalam bentuk larutan dan gas.

Penyerapan Air dan Zat yang Terlarut di dalamnya


Zat yang terlarut dalam air dihisap dalam bentuk ion dari garam mineral. Penyerapannya dilakukan oleh bagian tubuh tumbuhan yang langsung berhubungan dengan air.
Bagian tumbuhan bersel satu dan tumbuhan tingkat rendah yang hidup di dalam air, penyerapan dilakukan oleh seluruh permukaan tubuhnya.Bagi tumbuhan darat dan tumbuhan tingkat tinggi, penyerapannya dilakukan bagian akar yang masih muda.

Faktor Faktor yang Ikut Berperan Dalam Penyerapan Air


Imbibisi (imbebere = minum); yaitu kemampuan dinding sel untuk menyerap air dari luar sel (sekelilingnya). Imbibisi terjadi pada benda-benda yang permukaannya terdiri dari bagian-bagian yang dapat mengikat air. Imbibisi dapat terjadi misalnya pada biji yang direndam dalam air.
Benda yang mengadakan imbibisi dapat dibagi menjadi dua golongan, ialah:

Mengembang dengan terbatas, di mana benda tersebut setelah mencapai volume tertentu tidak dapat mengembang lebih besar lagi.Mengembang tak terbatas, di mana bagian penyusun benda dapat terlepas dan mengisi seluruh volume air.

Difusi: perpindahan zat dari larutan yang hipertonis ke larutan yang hipotonis tanpa melalui selaput pemisah.

Osmosis: perpindahan air dari larutan yang hipotonis ke larutan yang hipertonis melalui selaput/membran yang semipermeabel, selaput permeabel yaitu selaput yang dapat dilalui oleh air dan sabagian zat yang terlarut di dalamnya.

Penyerapan Air Oleh Akar Tanaman


Penyerapan air oleh akar terutama dilakukan oleh bulu akar yang selalu terendam di tanah. Air berdifusi masuk bulu akar, pada dinding sel masuk ruang bebas, melewati membran plasma secara osmosis dan kembali berdifusi memasuki plasma. Karena organela dibatasi oleh membran yang difrensial permeabel. maka transpor air di antaranya harus menggunakan mekanisme osmosis.


Sel akar dapat menyerap air bila mempunyai potensial air yang negatil lebih besar dari pada larutan tanah. Dalam kcadaan ini akar dapat melukukan penyerapan pasif dengan penyetimbangan tenaga potensial air, potensial osmotik (tekanan osmotik), tekanan turgor dan tekanan dinding sel. Keseimbangan ini dapat mendorong air masuk karena sel-sel sebelah dalam mempunyai potensial air yang negatif lebih besar sebagai akibat terjadinya transporasi.


Dalam hal ini masuknya air merupakan kombinasi antara difusi, osmosis dan arus massa. Tanpa melibatkan energi metabolisme dan disebut penverapan pasif. Dalam kenyataan sering dijumpai potensial air larutan tanah lebih tinggi dari pada sel - sel akar. Untuk menggerakkan air melawan gradient potensial air tersebut diperlukan energi yang diperoleh dari metabolism terutama respirasi. Hal ini dapat dibuktikan dari kejadian berikut ini.


(1) Tumbuhan yang tergenang sehingga lingkungan perakaran berada dalam keadaan anaerob, akan layu (mati).


(2) Pemberian KCN yang menghambat respirasi, akan mengurangi penyerapan air.


(3) Penyerapan hanya berlangsung pada sel - sel yang hidup.

Penyerapan Air Melalui Daun Tumbuhan

Air yang diperlukan oleh tumbuhan sebagian besar diserap melalui akar, di samping itu ada pula tumbuhan yang mampu menyerapair lewat daun atau batang. Penyerapan air oleh daun dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini.

(1) Struktur dan permeabilitas epidermis dan kutikula.

(2) Ada tidaknya trikoma di permukaan daun.

(3) Mudah tidaknya permukaan daun itu dibasahi.

(4) Defisiensi air di dalam sel - sel parenkim daun.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post