Senin, Juni 26, 2017

Efek Samping VAPE (Rokok Elektrik) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

author photo
Efek Samping VAPE (Rokok Elektrik) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia ~ Anak Muda Zaman sekarang sudah banyak sekali menggunakan rokok elektrik karena dapat digunakan kapan saja karena sangat mudah dan sangat praktis untuk digunakan. Penggunaan vape saat ini lebih dipilih untuk menghindari bahaya rokok tembakau. Penggunaan vape memang tidak menghasilkan asap yang terjadi pada rokok tembakau biasanya, melainkan menghasilkan uap. Tetapi Anda juga harus mengetahuinya, meskipun tidak menghasilkan pembakaran tembakau, vape ini tetap ada efek sampingnya saat menghembuskan uap vaping pada ruangan yang tertutup.

Saat pengguna menghembuskan vape tersebut, otomatis akan berpengaruh terhadap orang lain (Second And Smoke) karena terdapat partikel halus yang telah dikeluarkan oleh rokok elektrik yang memiliki kandungan nikotin, propylene glycol serta zat-zat lainnya, dan ini sangat berbahaya.

Kandungan nikotin adalah salah satu bahan yang juga terdapat pada rokok tembakau, sedangkan propylene glycol merupakan salah satu zat yang akan mengakibatkan iritasi apabila dihirup. Bahkan zat ini sering digunakan sebagai pembuatan shampo, untuk pengawet makanan, juga pelarut pada obat-obatan.
Efek Samping VAPE (Rokok Elektrik) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia
Efek Samping VAPE (Rokok Elektrik) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Terjadi perdebatan dalam menangani masalah ini, banyak yang memberitakan bahwa penggunaan vape sangat berbahaya dibandingkan dengan penggunaan roko tembakau. Akan tetapi ada juga yang memberitakan saat sebuah konverensi di London, merekomendasikan perokok tembakau beralih ke penggunaan rokok elektrik. Dapak dari rokok elektrik lebih minim dibandingkan dengan penggunaan rokok konvensional yang dapat orang-orang mati akibat penyakit yang disebabkan oleh rokok konvensional.

Menurut seorang peneliti berpendapat bahwa telah dibuktikan bahwa rokok elektrik tidak akan menyebabkan kecanduan dibandingkan dengan rokok tembakau. Selain itu juga ada pendapat seorang peneliti bahwa rokok elektrik merupakan pilihan terbaik bagi para perokok yang ingin berhenti, dan dengan tingkat keberhasilannya yang tinggi. Sedangkan menurut Deborah Aenott membernarka bahwa rokok elektrik atau vape menjadi pilihan yang baik bagi pengguna rokok konvensional, “karena yang dapat membunuhmu dari asapnya, bukan nikotinnya”, katanya.

Efek Samping VAPE (Rokok Elektrik) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia


Rokok elektrik terdapat efek samping yang akan dirasakan, antara lain:

1. Keracunan

Ada beberapa kasus bahwa penggunaan vape akan berdampak keracunan sehingga dapat menyebabkan kematian. Tetapi hal ini belum ada kejelasan yang pasti, namun kita juga harus berhati-hati.

2. Gangguan Pernafasan

Vape memiliki efek samping yaitu gangguan sistem pernafasan. Apalagi alat ini digunakan pada penderita asma, bronkitis, atau sejenis penyakit lainnya. Karena uap yang dihasilkan dapat menyebabkan masalah yang serius pada sistem pernafasan.

3. Adiktif

Vape memiliki cara baru untuk memasukan nikotin ke dalam tubuh. Kandungan nikotin ini dapat mengakibatkan efek yang buruk terhadap tubuh kita yaitu adrenalin meningkat, tekanan darah dapat meningkat, juga mengakibatkan kecanduan.

4. Efek Sementara

Meskipun sifatnya hanya sementara tetapi harus diwaspadai. Penggunaan vape ini akan berakibat mulut menjadi lebih kering, kulit wajah kering, kulit kering, bahkan ada yang sampai mimisan.

5. Efek Lanjutan

Penggunaan vape dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan masalah yang serius dalam organ tubuh terutama gagal jantung, hipotensi, dan yang lainnya.

6. Demam Kalkun “Cold Turkey”

Pengguna rokok elektrik menyebutkan sering merasakan efek samping Cold Turkey atau demam kalkun. Ini sangat mempengaruhi pada kesehatan tubuh dalam jangka waktu yang pendek, seperti mudah terserang demam, gusi berdarah, pusing, dan sebagainya.

Dari informasi tersebut sudah terbukti bahwa vape memiliki efek samping. Maka dari itu untuk menjaga kesehatan tubuh kita, hindari hal-hal yang dapat merugikan tubuh kita.

Agar lebih aman dan terjauh dari serangan berbagai penyakit, lebih baik kita mencegah terlebih dahulu, sebelum terjangkit penyakit dengan hal-hal yang baik dan melakukan pola hidup sehat, semoga bermanfaat..

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post